MAGELANG – Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Magelang bersama Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 sebagai upaya menyinergikan program kerja dalam meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Magelang.
Kegiatan yang mengusung tema “Refleksi AUM, Akselerasi Mutu Layanan Pendidikan” tersebut berlangsung di Gedung BPMP Yogyakarta pada Jumat–Sabtu, 26–27 Juni 2026. Raker diikuti oleh kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan se-Kabupaten Magelang.
Ketua Panitia, Edy Yusuf, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan diikuti oleh 141 kepala sekolah dari 116 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan. Selain itu, sebanyak 26 peserta berasal dari unsur Majelis Dikdasmen dan PNF serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang.
“Rapat kerja diikuti 116 Amal Usaha Muhammadiyah atau 141 kepala sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Magelang. Selain itu hadir pula seluruh unsur Majelis Dikdasmen dan PNF serta PDM Kabupaten Magelang,” ujar Edy Yusuf.
Raker dibuka secara resmi oleh Ketua PDM Kabupaten Magelang, M. Nasirudin, serta dihadiri Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kabupaten Magelang, Muh Rofi, M.Pd., beserta jajaran.
Dalam sambutannya, M. Nasirudin menegaskan pentingnya menindaklanjuti hasil rapat kerja dengan berpegang pada tiga prinsip utama, yakni Kesungguhan, Keikhlasan, dan Kekompakan (3K).
“Saya berharap hasil raker ini benar-benar ditindaklanjuti selama satu tahun ke depan. Untuk itu, tiga prinsip yang harus dipegang adalah kesungguhan, keikhlasan, dan kekompakan,” pesannya.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan Muhammadiyah harus mampu mengembangkan tiga aspek penting dalam diri peserta didik, yaitu heart (hati), head (otak), dan hand (keterampilan) agar mampu menjawab tantangan zaman.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi strategis, di antaranya Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Kebijakan Majelis Dikdasmen dan PNF, Arah Strategi Pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah, serta sarasehan bersama Bupati Magelang, Grengseng Pamuji. Turut menjadi narasumber Dr. Agus Suroyo, M.Pd., dari Forum Guru Muhammadiyah Pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasi atas komitmen Muhammadiyah dalam memajukan dunia pendidikan. Menurutnya, perhatian Muhammadiyah terhadap pendidikan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam program Sapta Cipta Kabupaten Magelang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya rapat kerja ini. Semoga menjadi momentum strategis dalam menentukan arah pendidikan di Kabupaten Magelang,” ujar Grengseng.
Ia berharap hasil rapat kerja tidak hanya bermanfaat bagi Muhammadiyah, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Kabupaten Magelang.
“Saya berharap hasil raker ini menjadi milik Kabupaten Magelang, bukan hanya Muhammadiyah. Saya menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas karena saya meyakini bahwa kunci mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui pendidikan,” tambahnya.
Pada akhir kegiatan, Majelis Dikdasmen dan PNF Kabupaten Magelang memberikan penghargaan kepada sejumlah sekolah Muhammadiyah yang berhasil menorehkan berbagai prestasi sepanjang tahun. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Magelang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian sekolah-sekolah Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Melalui rapat kerja ini, Forum Guru Muhammadiyah Kabupaten Magelang berharap sinergi antara Persyarikatan, Majelis Dikdasmen dan PNF, serta seluruh Amal Usaha Muhammadiyah semakin kuat sehingga mampu menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Magelang.
Kontributor: Nurul Abadi
Editor: Novi Setiaji P


Komentar