Magelang – Tradisi pamitan kepada masyarakat kembali dilaksanakan oleh taruna-taruni SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring angkatan 06 pada Sabtu, 4 April 2026. Kegiatan ini menjadi momen penuh makna sebagai penutup perjalanan pendidikan mereka sebelum melangkah ke jenjang berikutnya.
Kepala SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, Dwi Ehwanto, menyampaikan bahwa kirab pamitan bagi siswa kelas XII merupakan bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih kepada masyarakat Gunungpring yang telah mendukung dan membersamai proses pendidikan para siswa selama ini.
Kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan upacara pemberangkatan yang berlangsung khidmat. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Ranting Muhammadiyah Gunungpring serta Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Gunungpring. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala Sekolah, Dwi Ehwanto.
Sepanjang rute kirab, masyarakat tampak antusias menyambut rombongan. Barisan peserta berjalan dengan rapi dan penuh disiplin. Penampilan Drum Band Gita Nada TarunaMu menambah semarak suasana dan menjadi hiburan tersendiri bagi warga. Selain itu, kehadiran pasukan tonti dari SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring dan SD Muhammadiyah Gunungpring turut memperkuat nuansa kebersamaan antar lembaga pendidikan Muhammadiyah di wilayah tersebut.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dwi Ehwanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Gunungpring atas izin dan kerja sama yang terjalin dengan baik dalam setiap kegiatan sekolah.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Gunungpring, Imam Rosidi, juga menyampaikan pesan kepada para siswa. Ia mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring. Ia juga berpesan agar ilmu yang telah diperoleh selama tiga tahun dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi kader persyarikatan yang amanah di mana pun berada.
Demi menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan, turut hadir Polsek Muntilan, Babinsa Desa Gunungpring, serta KOKAM. Selain itu, Ambulans LazisMu KL Muntilan bersama tim medis juga disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Kirab yang disambut hangat oleh masyarakat ini berakhir sekitar pukul 09.00 WIB, dengan rombongan kembali ke kampus SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring dalam keadaan tertib dan penuh kebanggaan. Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara sekolah dan masyarakat, sekaligus mengiringi langkah para taruna-taruni menuju masa depan dengan doa dan harapan terbaik.
Penulis: Nurul Abadi
Editor: Novi Setiaji Panuntun


Komentar