Beranda / Berita Persyarikatan / Semarak Hari Santri 2026, Ratusan Santri Muhammadiyah Magelang Unjuk Prestasi di Santri-Mu Fest 1

Semarak Hari Santri 2026, Ratusan Santri Muhammadiyah Magelang Unjuk Prestasi di Santri-Mu Fest 1

MAGELANG – Semangat Hari Santri Nasional 2026 terasa begitu meriah di Kabupaten Magelang. Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren dan Muhammadiyah Boarding School (MBS) se-Kabupaten Magelang berkumpul untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi dalam ajang Santri-Mu Fest 1 yang berlangsung pada 21–23 Oktober 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Ma’alim Ma’had Aly Muhammadiyah ini mengusung tema “Mengukir Prestasi, Menguatkan Negeri”. Selama tiga hari, para santri berkompetisi dalam berbagai perlombaan keagamaan, seni, dan olahraga.

Dua lokasi menjadi pusat kegiatan, yakni Pondok Pesantren Ma’had Aly Muhammadiyah Sawangan dan Masjid Agung Jawa Tengah Sawitan, Kabupaten Magelang.

Beragam cabang lomba dipertandingkan, mulai dari pidato bahasa Indonesia dan bahasa Arab, azan, kaligrafi, murottal Al-Qur’an, tahfiz Al-Qur’an, qiraatul kutub, hingga puitisasi Al-Qur’an.

Tidak hanya mengasah kecerdasan dan keterampilan keagamaan, para santri juga diajak mengembangkan ketangguhan fisik melalui pertandingan bola voli dan kegiatan fun run sejauh 7,5 kilometer.

Lazismu Magelang Hadir untuk Guru Ngaji, Program Back to Masjid Kini Jangkau 26 Masjid

Menariknya, kegiatan fun run mengambil rute mengelilingi sejumlah desa di Kecamatan Sawangan. Dengan titik start dan finis di Pondok Pesantren Ma’had Aly Muhammadiyah Sawangan, para peserta dapat menikmati hamparan persawahan dan keindahan alam pedesaan sepanjang perjalanan.

Tak Hanya Cerdas, Santri Harus Sehat dan Kuat

Ketua Lembaga Pengembangan Pondok Muhammadiyah (LP2M) PDM Kabupaten Magelang, Eko Andono, mengatakan bahwa peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk membangun generasi santri Muhammadiyah yang unggul secara intelektual, spiritual, dan fisik.

Menurutnya, pendidikan pesantren tidak cukup hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga perlu memberikan perhatian terhadap kesehatan dan kekuatan jasmani para santri.

“Dalam menggembirakan Hari Santri Nasional ini, selain mengadakan lomba yang bersifat tarbiyah aqliyah atau pengembangan intelektual, kita juga mengadakan lomba tarbiyah jasadiyah untuk menguatkan fisik,” kata Eko.

Ia menegaskan bahwa keseimbangan antara kecerdasan, akhlak, dan kesehatan jasmani merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter santri Muhammadiyah.

Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, Pontrenmu Kabupaten Magelang Hadirkan Santri ‘MU’ Fest 1

“Kita ingin para santri Muhammadiyah punya keunggulan akal, akhlak, dan fisik yang sehat serta kuat,” tambahnya.

Eko juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Bupati Magelang Apresiasi Semangat Santri Muhammadiyah

Puncak peringatan Hari Santri Nasional berlangsung di Masjid Agung Jawa Tengah Sawitan. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang David Noviyanto, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang Makruf Widodo, pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Magelang, jajaran LP2M, serta ratusan santri.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekda David Noviyanto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Santri-Mu Fest 1.

Bupati menilai momentum Hari Santri penting untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam meneladani perjuangan para pendahulu sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Borong Dua Prestasi di Diksuskamad Jateng 2, Kepala MI Muhammadiyah Danurejo Raih Peserta Terbaik 1 dan Juara Yel-Yel

“Saya mengapresiasi peringatan Hari Santri yang digelar Muhammadiyah. Saya berharap para santri Muhammadiyah mampu meneladani para pendahulunya yang telah berjuang menegakkan negara ini,” demikian pesan Bupati dalam sambutan tersebut.

Ia juga berharap para santri terus meningkatkan kemampuan dan tidak berhenti berprestasi di tingkat daerah.

“Saya juga berharap para santri Muhammadiyah menjadi bibit unggul masa depan yang mampu mengukir prestasi, baik lokal, nasional, maupun internasional,” lanjutnya.

Babul Jannah Tampil sebagai Juara Umum

Kemeriahan Santri-Mu Fest 1 mencapai puncaknya saat pengumuman para pemenang lomba sekaligus penyerahan piala dan hadiah.

Pondok Pesantren Babul Jannah SMK Muhammadiyah 1 Jumoyo, Salam, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum dalam ajang tersebut.

Piala juara umum diserahkan Ketua LP2M PDM Kabupaten Magelang, Eko Andono, kepada Kepala SMK Muhammadiyah 1 Salam, Hasan Anshori, dan Pengasuh Pondok Pesantren Babul Jannah, Seneng Widodo.

Seneng Widodo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada para santri serta asatidz yang telah bekerja keras mempersiapkan diri menghadapi perlombaan.

“Alhamdulillah, pondok kami juara umum. Semoga ke depan kegiatan ini semakin berkembang dan terus ditingkatkan,” ungkap Seneng.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Pondok Pesantren Babul Jannah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan santri.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Santri-Mu Fest 1 menjadi ruang perjumpaan dan silaturahmi antarsantri Muhammadiyah di Kabupaten Magelang.

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah berupaya menghadirkan pendidikan pesantren yang tidak hanya melahirkan generasi berilmu dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki kreativitas, semangat berprestasi, serta ketangguhan fisik.

Semangat itulah yang diharapkan terus tumbuh dalam diri para santri sebagai generasi penerus yang siap mengukir prestasi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan negeri.

Kontributor: Nurul Abadi

Editor: Novi Setiaji Panuntun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *