MAGELANG – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang terus berupaya menyiapkan generasi penerus kepemimpinan yang berintegritas dan berakhlak mulia. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bertema “Generasi Berdaya: Kolaboratif, Inspiratif, Inovatif”.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad, 9–11 Oktober 2026, di SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Sebanyak 80 peserta mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari perwakilan Majelis/Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (MCC/LKSA) Muhammadiyah dan Aisyiyah serta kader dari berbagai wilayah di Kabupaten Magelang.
Ketua panitia, Agus Siswanto, menjelaskan bahwa LDK dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar kepemimpinan, manajemen organisasi, serta pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Peserta kegiatan ini berjumlah 80 orang, terdiri atas perwakilan MCC/LKSA serta kader Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kabupaten Magelang,” ungkap Agus.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Jumat sore pukul 15.30 WIB. Acara tersebut dihadiri Ketua PDM Kabupaten Magelang, KH. Muhammad Nasirudin, MA, yang membuka kegiatan secara resmi bersama Ketua MPKS PDM Kabupaten Magelang, Sularto, M.Pd.
Dalam sambutannya, Sularto menegaskan bahwa LDK memiliki peran strategis dalam mempersiapkan kader yang kelak mampu melanjutkan kepemimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga harus memahami karakter, kebutuhan, dan kondisi orang-orang yang dipimpinnya.
“Tujuan kegiatan LDK ini adalah menyiapkan pemimpin Muhammadiyah dan Aisyiyah masa depan, sehingga mereka benar-benar memahami siapa yang dipimpinnya,” jelas Sularto.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan akhlak dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Seorang pemimpin harus mampu menjaga kepercayaan, menjauhi praktik korupsi, serta memberikan teladan yang baik bagi lingkungan sekitarnya.
“Kita ingin mencetak pemimpin yang amanah, berakhlak mulia, berintegritas tinggi, tidak mudah tergoyahkan oleh perbuatan korupsi, dan mampu menjadi teladan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Magelang, KH. Muhammad Nasirudin, MA, menyampaikan bahwa pembinaan kepemimpinan sejak dini merupakan bagian penting dalam menyiapkan kader yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Ia berharap para peserta dapat mengembangkan kemampuan diri dan kelak mengambil peran penting dalam kepemimpinan, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat.
“Saya berharap peserta LDK ini nantinya akan menjadi pemimpin-pemimpin di Kabupaten Magelang,” tuturnya.
Perkuat Akhlak dan Keterampilan Kepemimpinan
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi dan aktivitas yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan secara menyeluruh. Pembinaan tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga pada penguatan karakter, kedisiplinan, dan keterampilan praktis dalam berorganisasi.
Pada aspek keagamaan, peserta memperoleh penguatan akidah dan akhlak seorang pemimpin. Pembiasaan ibadah turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, antara lain salat tahajud, salat Subuh berjamaah, dan tadarus Al-Qur’an.
Peserta juga mendapatkan materi mengenai dasar-dasar kepemimpinan, manajemen organisasi, karakter pemimpin umat Islam, kerja sama tim, serta penyelesaian masalah (problem solving). Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan kader dalam menjalankan tanggung jawab organisasi secara efektif.
Untuk membangun kedisiplinan dan kekompakan, panitia turut menyiapkan kegiatan outbound kepemimpinan yang bekerja sama dengan pihak TNI. Melalui kegiatan luar ruangan tersebut, peserta dilatih untuk meningkatkan kerja sama, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemampuan mengambil keputusan.
Selain itu, peserta mengikuti sesi penyusunan program kerja sebagai sarana praktik dalam merancang kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan pengembangan unit organisasi masing-masing.
Siapkan Generasi Penerus yang Berdaya
Penyelenggaraan LDK ini diharapkan mampu melahirkan kader muda Muhammadiyah dan Aisyiyah yang memiliki mental kepemimpinan tangguh, mampu berkolaborasi, serta berani menghadirkan inovasi untuk kemajuan organisasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bagi MPKS PDM Kabupaten Magelang, pembinaan kader merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan kepemimpinan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan sosial. Kader yang memiliki bekal keagamaan, integritas, dan keterampilan organisasi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, MPKS PDM Kabupaten Magelang menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan potensi kader agar siap melanjutkan estafet kepemimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah serta mengambil peran dalam membangun kehidupan umat dan bangsa yang lebih baik.
Kontributor: Nurul Abadi
Editor: Novi


Komentar