Beranda / Berita Persyarikatan / Haru Wisuda SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, 30 Siswa Pamit Kerja di Jepang

Haru Wisuda SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, 30 Siswa Pamit Kerja di Jepang

Suasana haru dan istimewa mewarnai acara wisuda purna siswa SMK Muhammadiyah 2 Muntilan atau yang akrab dikenal sebagai SMK Mudamu. Momen wisuda tahun ini terasa berbeda karena sebanyak 30 siswa secara simbolis berpamitan untuk berangkat magang dan bekerja ke Jepang.

Puluhan siswa tersebut berdiri berjajar rapi di atas panggung sambil menyampaikan pidato perpisahan kepada sekolah, guru, orang tua, dan teman-temannya menggunakan bahasa Jepang. Penampilan itu pun mendapat tepuk tangan meriah sekaligus menghadirkan suasana haru bagi para tamu undangan.

Sebanyak 107 siswa mengikuti wisuda tahun ini. Dari jumlah tersebut, 30 siswa telah diterima magang di Jepang, 21 siswa diterima bekerja di sejumlah perusahaan besar di Indonesia, 12 siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dan 34 siswa lainnya masih menjalani proses seleksi kerja di berbagai perusahaan.

Prosesi wisuda diawali dengan masuknya kepala sekolah, staf, dan dewan guru yang didampingi jajaran pimpinan Muhammadiyah, komite sekolah, serta para tamu undangan. Para wisudawan dan wisudawati kemudian diwisuda satu per satu oleh kepala sekolah bersama ketua program keahlian masing-masing.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, Untung Supriyadi, menyampaikan rasa syukur karena mayoritas lulusan tahun ini telah memiliki arah karier yang jelas.

Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air untuk Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban

“Alhamdulillah, para lulusan kami sudah banyak yang diterima di luar negeri. Lulus langsung meniti karier,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sekolah terus berupaya menjawab tantangan perkembangan dunia digital melalui pembukaan kelas baru berbasis teknologi.

“Selain wisuda, kami juga melaunching kelas internasional Cyber Security. Kami siapkan tenaga dan SDM profesional dalam menghadapi tantangan kemajuan digital yang sangat pesat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa berprestasi. Penghargaan nilai tertinggi diraih oleh Tamara Zaitun Nafiah, penghargaan hafidz terbaik diraih Alaeka Salama, sedangkan penghargaan Duta Kreatif diberikan kepada Muhammad Fauzi Akbar.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mahmud selaku Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Magelang.

138 Siswa SMK Muhammadiyah 1 Muntilan Langsung Diterima Kerja Sebelum Wisuda

Selain itu, tujuh siswa juga menerima penghargaan atas prestasi nonakademik, yakni Rian, Agung Cahya Wibawa, Rizky Restu Ananda Putra, Hafiza Karunia Pradita, Arif Setiawan, Fatna Kolilia Tusangadah, dan Eva Putri Ramadhan. Penghargaan diberikan oleh Joni Al Jufri.

Dalam sambutannya, Mahmud menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan.

“Selamat atas wisuda dan prestasinya. Jangan lupa tetap melanjutkan kebiasaan baik yang selama ini diperoleh dari sekolah dan jauhi perbuatan buruk,” pesannya.

Momentum wisuda tahun ini juga ditandai dengan peluncuran International Class Cyber Security hasil kerja sama antara SMK Muhammadiyah 2 Muntilan dan PT Telkom Indonesia.

Peluncuran kelas internasional tersebut dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan opening screen International Class Cyber Security oleh perwakilan PT Telkom Indonesia bersama Ketua PDM Kabupaten Magelang M. Nasirudin serta Kepala SMK Mudamu Untung Supriyadi.

Wisuda SMA Muhammadiyah 1 Muntilan Tampil Unik dengan Nuansa Budaya Jawa

Kelas International Cyber Security dibuka sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang keamanan digital yang saat ini semakin dibutuhkan di era teknologi modern.

Acara wisuda semakin meriah dengan penampilan tari tradisional, solo vokal, pemutaran film kenangan masa sekolah, hingga tayangan perpisahan para siswa.

Nurul Abadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *