Magelang – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang menggelar kegiatan Tarhib Ramadan 1447 H, Pembukaan Pengajian Pimpinan, serta Sosialisasi Buku Tuntunan Ibadah Ramadan pada Ahad, 15 Februari 2026, bertempat di Gedung Serba Guna Komplek Muhammadiyah Borobudur.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur PDM, Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Daerah, perwakilan UPP PDM, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), serta perwakilan seluruh organisasi otonom (Ortom) se-Kabupaten Magelang.
Sosialisasi Putusan dan Fatwa Tarjih
Agenda utama kegiatan ini adalah sosialisasi putusan dan fatwa tarjih Muhammadiyah, sebagai bagian dari tugas Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Daerah untuk memasifkan pemahaman keagamaan kepada warga persyarikatan Muhammadiyah.
Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Kabupaten Magelang, Dr. Sahrul, dalam pemaparannya menegaskan pentingnya penguatan pemahaman manhaj tarjih di tengah warga persyarikatan.
“Sosialisasi ini bukan sekadar menyampaikan keputusan, tetapi menanamkan pemahaman dan keyakinan terhadap metode tarjih Muhammadiyah. KHGT adalah hasil ijtihad kolektif yang harus dipahami secara ilmiah dan diyakini bersama oleh segenap pimpinan persyarikatan,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa implementasi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) pada Ramadan 1447 H menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkokoh identitas Muhammadiyah dalam bidang hisab dan penetapan waktu ibadah.
Implementasi KHGT dan Launching Buku Tuntunan Ramadan
Materi yang disampaikan meliputi:
-
Implementasi KHGT di Ramadan 1447 H, dengan tujuan melahirkan pemahaman dan keyakinan terhadap metode tersebut di kalangan pimpinan Muhammadiyah.
-
Launching Buku Tuntunan Ramadan, sebagai panduan resmi dalam menghidupkan Ramadan sesuai dengan paham agama Muhammadiyah.
Buku tersebut diharapkan menjadi rujukan praktis sekaligus ideologis bagi pimpinan dan warga Muhammadiyah dalam menjalankan ibadah Ramadan secara benar, tertib, dan sesuai dengan Himpunan Putusan Tarjih (HPT).
Penguatan Ideologi Persyarikatan
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang, Drs. H. Muhammad Nasirudin, MA, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian Tarhib Ramadan sekaligus pembukaan Pengajian Pimpinan.
Beliau menyampaikan bahwa pengajian pimpinan ke depan akan dilaksanakan secara berkala dengan materi Himpunan Putusan Tarjih (HPT) dan diikuti oleh PDM, UPP PDM, Ortom Daerah, serta PCM. Pelaksanaan pengajian tersebut akan menjadi tanggung jawab Majelis Tarjih dan Tajdid PDM.
“Kegiatan hari ini adalah Tarhib Ramadan 1447 H, pembukaan Pengajian Pimpinan, dan sosialisasi buku Tuntunan Ibadah Ramadan bagi PDM, UPP PDM, Ortom PDM, PCM dan PRM se-Kabupaten Magelang. Ke depan, pengajian pimpinan akan dilakukan secara berkala dengan materi HPT sebagai bagian dari penguatan ideologi persyarikatan,” jelasnya.
Dalam rangka penguatan ideologi tersebut, PDM menghadirkan narasumber dari Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) untuk memberikan pemahaman mendalam terkait KHGT.
Menutup sambutannya, beliau mengajak seluruh pimpinan untuk menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan.
“Bismillah, mari kita memasuki Ramadan dengan gembira dan juga menggembirakan semua. Itu poin pentingnya,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, PDM Kabupaten Magelang berharap seluruh jajaran pimpinan Muhammadiyah semakin solid dalam memahami dan mengimplementasikan keputusan tarjih, sekaligus mampu menghidupkan Ramadan 1447 H dengan semangat keilmuan, kebersamaan, dan kegembiraan yang mencerahkan.


Komentar